Artikel Baru
You are here: Home » Food Combining » Kultweet Erikar Lebang » Toksoplasma, Bukan Dari Sayuran – by @erikarlebang
Toksoplasma, Bukan Dari Sayuran – by @erikarlebang

Toksoplasma, Bukan Dari Sayuran – by @erikarlebang

Takut dengan konsumsi sayuran segar karena toksoplasma ?

Simak kultweet berikut dulu deh 🙂

Ketakutan terhadap toksoplasma jadikan banyak orang menggonggong terhadap pohon yang salah. Gak enak menerjemahkan barking at the wrong tree

 

Kenapa salah gonggong? Itu metafora keren untuk ‘salah alamat’. Kenapa? Karena orang mengira asal toksoplasma adalah buah atau sayuran segar

 

Toksoplasma adalah hewan bersel satu dengan nama Toxoplasma Gondii. Ia sama sekali tidak bercokol atau bersumber dari tumbuh-tumbuhan segar

 

Toksoplasma justru identik dengan dunia hewan. Ia hidup dan menyebar via kotoran atau daging hewan yang tidak dimasak dengan sempurna

 

Hewan yang paling sering menjadi penyebar virus toksoplasma adalah kucing. Dalam skala lebih kecil sapi. Kenapa kucing? Sulit dijelaskan

 

Ada yang mengatakan karena kucing sering mengkonsumsi tikus liar. Tapi agak rancu, karena kucing yang dipelihara cermat pun rentan terkena

 

Kenapa sayuran yang dijadikan kambing hitam penyebar toksoplasma? Karena memang ada kemungkinan sayuran terkontaminasi. Tapi bukan sumbernya

 

Jangan lupa pembudidayaan sayur dekat dengan peternakan hewan. Bila tidak digabung dalam tempat yang sama minimal tempat hewan mencari makan

 

Ada kemungkinan hewan ternak buang kotorannya secara sembarangan tepat dekat lokasi sayuran yang akan dipanen. Dan saat dijual jarang dicuci

 

Jadi salah besar bila dikatakan bahwa sayuran adalah sumber toksoplasma. Karena dengan mencucinya secara cermat, sayuran tersebut terbebas

 

Bisa dengan air mengalir selama 3-5 menit. Direndam pada wadah air diberi tetesan cuka apel. Dengan pergunakan sabun khusus buah dan sayuran

 

Teknologi terkini bisa mempergunakan air ber PH 2.5 yang sangat asam dan mampu membunuh mahluk renik bila direndam dalam waktu 40 detik

 

Takut terhadap sayuran segar sebagai sumber toksoplasma adalah salah kaprah parah. Jangan lupa kucing bisa membuang kotoran dimana saja
Bisa jadi kotoran itu, tertiup oleh angin dan mendaratkan toksoplasma di semangkuk soto ayam atau sop buntut yang berada di tempat terbuka

 

Apakah lantas Anda mengatakan bahwa makanan tersebut adalah sumber toksoplasma? Apalagi menghindarinya dengan alasan sama. Bodoh bukan?

 

Perlakuan sama bila kita mengatakan bahwa sayuran segar adalah sumber toksoplasma, apalagi bila kemudian menghindarinya dengan dasar itu

 

Menghilangkan sayuran segar dari menu makan, juga hilangkan sumber enzym, vitamin, fitokimia, mineral, serat, cairan dan banyak manfaat lain

 

Semua manusia membutuhkan unsur penting dari sayuran segar tersebut. Terutama ibu hamil. Bukankah ibu hamil juga masih manusia?

 

Ibu hamil justru lebih rentan terserang masalah bila ia diekspose oleh produk susu dan turunannya atau makanan yang diproses terlalu lama

 

Demikian kibulan malam ini. Suka sukur, gak suka unfollow! Gak follow tapi bawel? Taburi mangkuk soto Anda dengan sumber toksoplasma kering!

About Uni Wiwied

Perempuan dan Seorang Istri yang sedang belajar menjadi Enterpreneur, punya usaha membuat Web Marketing, Distro Motor dan Clothing Senang explorasi dengan Canon EOS nya dan sedang belajar hidup sehat dengan Food Combining

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.