Artikel Baru
You are here: Home » Food Combining » Kultweet Erikar Lebang » Obat Seharusnya Langkah Darurat Saat Diperlukan – by erikarlebang
Obat Seharusnya Langkah Darurat Saat Diperlukan – by erikarlebang

Obat Seharusnya Langkah Darurat Saat Diperlukan – by erikarlebang

Tadi pagi ada yang menanyakan tentang obat di grup Food Combining Indonesia, sebenarnya obat bukanlah domain dari Food Combining karena merupakan wilayah kuratif atau penyembuhan. Menjadi pelaku #FoodCombining masuk ke wilayah preventif atau pencegahan.

Karena #FoodCombining adalah Pola Makan Sehat yang mengkonsumsi makanan segar seperti buah dan sayur segar sehingga fungsi saluran cernanya sehat dan tubuh menjadi sehat. Tubuh yang sehat akan mengobati dirinya sendiri oleh karena nya obat-obat an hanya diperlukan sebagai pelengkap saja atau diperlukan pada saat darurat saja.

Berikut kultweet menarik tentang Obat :

——–

Ini pesan tersirat obat flu yang diminum supaya gak terserang selama musim hujan, benar-benar edukasi yang menyesatkan #KibulanSehat

Edukasi seperti ini menyuburkan pemikiran di masyarakat bahwa segala sesuatu itu bisa diselesaikan dengan obat. Bahkan di level pencegahan

Upaya sistematis menghilangkan logika sederhana “obat itu sejatinya adalah ‘racun’ bagi tubuh”. Saat edukasi obat masuk wilayah pencegahan

Konsumsi obat sebanyak mungkin, supaya Anda tidak jatuh sakit, benar membuat masyarakat terlena dan makin terkaburkan dari hidup sehat

Konsumsi obat berkepanjangan membuat organ tubuh spesifik seperti liver miliki beban ekstra. Obat seharusnya dipakai secara proporsional

Sering sekali obat yang seharusnya dikonsumsi hanya pada saatnya, dipergunakan dini untuk mematikan fungsi alarm tubuh yang sedang bekerja

Atau malah ‘melumpuhkan’ sistem pertahanan tubuh yang sedang bekerja untuk mengatasi masalah yang dihadapi. Ini akan buruk di masa depan

Kesehatan itu primernya ada di pencegahan, sekundernya perawatan. Baru tersiernya ada di pengobatan. Sayangnya sekarang urutan itu terbalik

Malah yang tersier diajukan sebagai peringkat pertama penanganan masalah kesehatan. Gak peduli bahwa sembuhnya cuma gejala semu, bom waktu

Obat seharusnya langkah darurat saat diperlukan. Obat bukan masuk wilayah preventif, pencegahan. Obat adalah tindakan kuratif, penyembuhan

Demikian kibulan pagi ini. Suka sukur, gak suka unfollow. Gak follow berisik? Obat pencegah penyakit? Masukin stoples, jadi’in cemilan!

About Uni Wiwied

Perempuan dan Seorang Istri yang sedang belajar menjadi Enterpreneur, punya usaha membuat Web Marketing, Distro Motor dan Clothing Senang explorasi dengan Canon EOS nya dan sedang belajar hidup sehat dengan Food Combining

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.