Artikel Baru
You are here: Home » Food Combining » Kultweet Erikar Lebang » Olahraga Kardiovaskular Yang Cocok Untuk Semua Usia – by @erikarlebang
Olahraga Kardiovaskular Yang Cocok Untuk Semua Usia – by @erikarlebang

Olahraga Kardiovaskular Yang Cocok Untuk Semua Usia – by @erikarlebang

Melanjutkan kultweet tentang radikal bebas yang banyak terjadi pada fase olahraga. Berikut kultweet tentang olahraga apa yang cocok untuk semua usia.

Pahami konsepnya, hitung berapa kemampuan detak jantung anda sesuai usia dan lakukan agar aman untuk kondisi tubuh anda

Simak dulu kultweet berikut ini ya 🙂

Menyambut request @bundapoetri tentang konsep sederhana agar faham latihan cardiovascular yang aman bagi sepanjang usia, saya sharing dikit

Dulu saya pernah membaca tulisan dan bahkan mentwitnya juga, tentang pemahaman olahraga dan permainan, tapi udah lama sih, sedikit yang baca

Prinsipnya, tulisan itu mengungkapkan, tidak semua aktivitas fisik layak dikategori sebagai olahraga. Banyak lebih cocok sebagai permainan

Kita sederhanakan, anggap definisi olahraga sebagai aktivitas fisik yang menyehatkan dan bisa dilakukan di segala lapis usia #KibulanSehat

Olahraga seharusnya mencakup aktivitas fisik yang melatih-memelihara fungsi muskuloskeletal, fisiologis dan bahkan psikologis #KibulanSehat

Aktivitas fisik tidak melulu terkait prestasi, target dan dilakukan di usia puncak seorang manusia, tapi sepanjang ia hidup #KibulanSehat

Dengan ini ragam aktivitas fisik yang umum diperlombakan di olimpiade, kebanyakan gugur memenuhi kriteria tersebut #KibulanSehat

Satu katalisator aktivitas fisik itu aman atau tidak dilakukan sepanjang usia? Adalah koordinasi kerja antara jantung-paru #KibulanSehat

Sebutlah ranah ini sebagai aktivitas kardiovaskular, dimana tubuh teraktifkan koordinasi kerja jantung-paru didurasi tertentu #KibulanSehat

Bagaimana amannya? Ada hitungan sederhana. Angka pokok 220 dikurangi usia Anda adalah detak jantung maksimal permenit #KibulanSehat

Katakanlah usia Anda 40 tahun! Berarti 220-40=180. Nah 180 adalah detak jantung maksimal Anda permenit saat berolahraga #KibulanSehat

Ini bukan berarti Anda harus mencapai detak jantung 180 permenit terus-terusan selama beraktifitas fisik. Bisa semaput! #KibulanSehat

Tapi angka 180 menjadi patokan Anda dengan menargetkan 60%-80% dari itu dalam durasi tertentu selama melakukan aktivitas fisik #KibulanSehat

Katakanlah Anda bersepeda. Pastikan detak jantung Anda terbangun perlahan hingga mencapai minimal 60% dari angka 180 permenit #KibulanSehat

Selama bersepeda, jaga konstan kayuhan Anda agar bisa menstimulasi kerja jantung-paru dalam kisaran minimal 60% dari 180 #KibulanSehat

Semakin tinggi persentase detak jantung Anda mendekati angka maksimal, makin tinggi intensitas latihan. Hati-hati menjaganya #KibulanSehat

Bila dada sesak, nafas tersengal-sengal tak terjaga, telinga mendadak seperti tersumbat, segera turunkan intensitas #KibulanSehat

Berarti tubuh belum siap atau tidak mampu menahan beban demikian. Yang paling aman buat pemula sekalipun, ada di kisaran 60% #KibulanSehat

Anda bisa menambah intensitas ini berangsur sesuai dengan jam terbang dan rutinitas latihan. Makin rutin tentu makin baik #KibulanSehat

Secara general golongkan saja pola berlatih kardiovaskuler ini dalam tahapan, 30 menit, 45 menit dan 60 menit latihan #KibulanSehat

Di tiap-tiap waktu latihan ini, Anda bisa menargetkan 60-80% dari angka maksimal yang dimiliki sesuai usia. Lakukan rutin #KibulanSehat

Ini seharusnya yang menjadi materi utama latihan fisik Anda untuk menjaga kesehatan sepanjang usia. Bukan yang lain #KibulanSehat

Itulah sebabnya banyak aktivitas fisik tidak dikategorikan sebagai olahraga tapi permainan, karena tidak penuhi syarat tadi #KibulanSehat

Basket, tennis, sepakbola, volley, badminton dan sejenisnya gagal dikategorikan sebagai aktivitas fisik sehat segala usia #KibulanSehat

Koordinasi kerja jantung-paru yang baik gagal terjadi di sana. Konsep aktivitas fisik dari jenis tadi penuh dengan fluktuasi #KibulanSehat

Di satu momen Anda terdiam, tidak lama kemudian bergerak aktif mengeluarkan ledakan tenaga besar, lalu terdiam lagi #KibulanSehat

Untuk itu jantung harus bekerja keras memompa darah, paru-paru sibuk mengisi oksigen, namun tanpa konsistensi, fluktuatif #KibulanSehat

Di usia emas prestasi, manusia mungkin mampu mengatasi kondisi demikian, lewat dari usia tersebut? Maut jelas mengintai! #KibulanSehat

Itulah sebab sering sekali kita mendengar kisah seseorang meninggal mendadak saat melakukan aktivitas fisik tertentu #KibulanSehat

Itu baru bicara di ranah koordinasi kerja jantung-paru, belum bicara muskuloskeletal terkait fungsi struktur otot-tulang-sendi #KibulanSehat

Bersepeda, berenang, berjalan cepat (bukan asal jogging), atau pergunakan alat bantu cardio adalah aktivitas yang relatif aman #KibulanSehat

kardiovaskular

Berolahraga itu basis utamanya adalah kesehatan. Tubuh sehat akan memberikan tampilan fisik ideal sendiri yang sesuai realita #KibulanSehat

Demikian kibulan malam ini. Suka? Sukur! Gak suka unfollow? Gak follow berisik? Sana ikut reli Paris-Dakkar gih! Gak mobil-motor, tapi lari!

About Uni Wiwied

Perempuan dan Seorang Istri yang sedang belajar menjadi Enterpreneur, punya usaha membuat Web Marketing, Distro Motor dan Clothing Senang explorasi dengan Canon EOS nya dan sedang belajar hidup sehat dengan Food Combining

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.