Artikel Baru
You are here: Home » Kanker » Kanker vs Pola Makan Sehat – by @erikarlebang
Kanker vs Pola Makan Sehat – by @erikarlebang

Kanker vs Pola Makan Sehat – by @erikarlebang

Kanker, sesuatu penyakit yang sangat menakutkan selalu terdengar seperti itu. In fact ibu saya sendiri pun penderita Kanker Getah Bening Stadium 2A yang menjalani Kemoterapi dan Radiasi. Kanker nya sementara memang menghilang setelah terapi tersebut, tetapi efek samping obat kemo yang sangat kuat menghantam fungsi jantung nya sehingga membesar. Dan akibat samping lain nya, sesak nafas sehingga mengganggu kerja fungsi ginjal, liver dan teman-temannya.

Pada akhirnya, COD nya alias Cause of Death pun bukan karena Kanker, karena disaat itu sedang tidak aktif, melainkan jantungnya membesar. Dan hidup nya pun jadi tidak  berkualitas, karena harus bolak balik masuk rumah sakit bisa di bilang langganan, sempat masuk Intermediate Medical Care (IMC), kemudian berakhir di Intensive Care Unit (ICU).

Sayang, di tahun 1998-2000 belum mengenal Food Combining, tapi ya gak apa2 . Sekarang sudah tau dan memahami, In shaa Allah bisa lebih membantu orang yang juga mengalami penyakit serupa dengan ibu saya.

Dan kabar yang sempat saya dengar pun ternyata dokter kanker ibu saya pun mengidap kanker thyroid dan sudah berpulang juga 🙁

Simak ya kultweet berikut :

CHg--vrUsAAF2bt

Pertama kali rasakan manfaat langsung belajar dan ilmu terkait. Membantu ibunda jalani hidup sehat

Padahal beberapa tahun lalu pasca divonis kanker paru, beliau diramal hanya mampu maksimal bertahan 1 tahun

Ramalan itu tidak terlalu meresahkan beliau sebenarnya, tapi fakta bahwa ia akan menjadi tidak berdaya mengganggunya

Sebagai seorang dokter yang biasa menjadi panutan kesehatan, jatuh sakit lalu tidak berdaya tentu mengerikan

Itu yang mendasari tekat beliau mengubah gaya hidup terutama pola makan selama ini dengan

Kemampuan untuk menjalani hidup dengan penuh keberdayaan hingga ‘tiba waktunya’ nanti, bukan sekedar sembuh sakit

Puji Tuhan, bertahun pasca mengubah gaya hidupnya, kualitas kesehatan membaik, energik, jauh dari gambaran pesakitan

Walau telah lama pensiun resmi sebagai dokter, ia kini malah lebih sibuk dalam beragam bentuk kapasitas di dunia sama

Apa ia masih menjalani terapi medis? Lah sebagai seorang dokter sendiri, kali deh dia menisbikan prosedur itu?

Tapi paket yang dijalani amat minim. Standar. Jauh dibawah program yang biasa ditempuh penderita kanker, apalagi paru

Yang nyata malah pola makannya, bila ia kendor sedikit saja, langsung sel kanker dormannya kembali ‘agak aktif’

Intinya, kendali kesehatan beliau kini ada di tangannya sendiri. Hidup-mati urusan Tuhan! Kualitas hidup? Kita lah!

Berapa banyak penderita penyakit berat seperti kanker terdampar di kondisi ‘no man’s land?’ Gak tau harus ngapain?

Cuma menjalani terapi, menyakitkan, mahal, gak punya kendali, pasrah, tapi tetap berujung tidak berdaya

Itu gunanya menjalani hidup sehat. Keberdayaan! Saya pribadi, baru merasakannya sekarang. Secara langsung!

Kalau gini, peduli setan dengan mereka yang benci menyerang saya dari kapasitas atau sisi manapun? Yang penting ini

About Uni Wiwied

Perempuan dan Seorang Istri yang sedang belajar menjadi Enterpreneur, punya usaha membuat Web Marketing, Distro Motor dan Clothing Senang explorasi dengan Canon EOS nya dan sedang belajar hidup sehat dengan Food Combining

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.