Artikel Baru
You are here: Home » Food Combining » Me & Food Combining » Tentang Gula (oleh pak Wied Harry via FB)
Tentang Gula (oleh pak Wied Harry via FB)

Tentang Gula (oleh pak Wied Harry via FB)

.:InfoSehatAlami:. [GULA GULA GULA …] Mengapa begitu sulit lepas dari ‘kecanduan’ gula dan makanan-minuman manis? Krn gula bersifat adiktif alias membuat ketagihan. Tp hati2 dg gula…

Dlm bukunya *HOW WE HEAL: Understanding the Mind-Body-Spirit Connection*, Douglas W. Morrison, Ph.D. a.l. menuliskan (h. 178): Kebiasaan mengonsumsi gula berhubungan dg sejumlah masalah kesehatan, terutama stroke, serangan jantung, tekanan darah tinggi (hipertensi), diabetes, kadar gula darah rendah (hipoglikemia), penyakit ginjal, kegemukan, semua gangguan kesehatan berkaitan dg saluran kencing, kanker, dan gangguan ketidakseimbangan nutrisi secara umum.”

ULASAN WIED HARRY:
Contoh gangguan ketidakseimbangan nutrisi, penjelasannya spt ini:

1. Molekul gula bentuknya serupa dg vitamin C. Ketika kita mengasup gula, tubuh akan mempersilakannya dg hormat – krn dipikir vitamin C. Dibanding vitamin C, laju kecepatan gula menembus inti sel, jauh lebih cepat. Krn itu, vitamin C selalu kalah bersaing dg gula untuk menuju inti sel, yg merupakan markas vitamin C. Ketika gula bertumpuk dlm inti sel, maka vitamin C sbg penghuni utama inti sel (menjaga sistem kekebalan tubuh) akan terusir. Jadilah inti sel dipenuhi gula, shg kekebalan tubuh merosot. Krn itu, anak2 yg gemar makan permen, es krim, dan makanan-minuman manis lainnya biasanya mudah sakit, mudah flu/pilek, mudah demam, hidungnya meler, dll. [Krn gula berlari lebih cepat menuju inti sel dibanding si tuan rumah, yakni vitamin C, maka Food Combining menganjurkan minum jus *tanpa* tambahan gula/sirup/SKM susu kental manis. Tujuannya sudah jelas, agar vitamin C dan nutrisi lain dlm jus buah dpt memberikan manfaat sehat.)

2. Ketika tubuh kita terus-menerus dimasuki gula dan makanan-minuman manis, pH darah akan menurun (darah dan jaringan tubuh akan menjadi terlalu asam). Namun krn tubuh kita di-set sempurna oleh Tuhan Yg Mahakuasa, maka tubuh akan terus berusaha menormalkannya spy ketidakseimbangan pH ini tidak mengganggu kerja organ2 tubuh. Caranya, tubuh akan mengambil simpanan kalsium. Kalau terus-terus-terus… begini, apa yg akan terjadi? Jawabnya: Stok kalsium menipis. Akibatnya, tulang pun perlahan keropos.

3. Ketika pH darah menjadi terlalu asam krn terus-menerus konsumsi gula dan makanan-minuman manis, kekentalan darah pun meningkat. Kondisi ini mengganggu distribusi nutrisi dan oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Ketika organ2 tubuh kekurangan pasokan nutrisi dan oksigen, kerjanya terganggu. Jika organ cerna terganggu, tubuh akan memberikan sinyal. Tensi meninggi adalah sinyal bahwa (terutama) ginjal terganggu kerjanya. Gula darah menaik merupakan sinyal yg diberikan tubuh bahwa (terutama) pankreas terganggu kerjanya. Dst… Sayangnya, jika ada sinyal yg muncul, kebanyakan orang tidak mencari sumber masalahnya (dg melakukan perombakan total pola makan dan gaya hidup), tp kebanyakan orang lebih suka ambil jalan pintas dg ‘mematikan’ sinyal/gejala tsb dg obat (ibarat menutup semburan air dg semen, se-waktu2 bisa jebol dan semburannya bahkan bisa jauh lebih besar dan/atau merembes ke tempat lain).

BERAPA BANYAK GULA PER HARI?
Konsumsi gula dan makanan-minuman manis per hari yg bisa ditoleransi oleh tubuh kita adalah setara dg 2 sendok makan rata(!) gula pasir.

Untuk memuaskan rasa manis, bisa diperoleh dari “gula lebih sehat” yg terdapat dalam beragam jenis buah2an segar, beberapa jenis sayuran segar (wortel, terong bulat, paprika, dll), buah kering (dried fruits: kismis, sultana, aprikot kering, plum, sale pisang), dan bahkan dari mengunyah karbohidrat (nasi, ubi, bahan alami lain) lebih lama.

https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10150291817588655&set=gm.174210525990313&type=1

About Uni Wiwied

Perempuan dan Seorang Istri yang sedang belajar menjadi Enterpreneur, punya usaha membuat Web Marketing, Distro Motor dan Clothing Senang explorasi dengan Canon EOS nya dan sedang belajar hidup sehat dengan Food Combining

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.