Artikel Baru
You are here: Home » Kanker » Pentingnya Edukasi Diri Dalam Menjaga Kesehatan – by @erikarlebang
Pentingnya Edukasi Diri Dalam Menjaga Kesehatan – by @erikarlebang

Pentingnya Edukasi Diri Dalam Menjaga Kesehatan – by @erikarlebang

Sakit, jangan kemudian pasrah dengan segala vonis yang ada. Cari second opinion mungkin atau coba berdiskusi dengan dokter tentang sampai sejauh mana sakit ini. 

Kemudian, lakukan perubahan pola makan, pola minum dan pola hidup kembali ke sehat. Ubah cara pandang kita memandang sakit.

Jangan hanya mau didikte untuk melakukan ini dan itu yang tidak berdasar. Cari info sebanyak-banyaknya apalagi tentang pola makan sehat. Saya pribadi punya pengalaman tentang sakit, dimana hanya bisa angguk-angguk dan pasrah aja sama ketentuan dokter.

Cekidot :

Baru aja dicurhati teman, yang anaknya kena kanker. Bagus sekali isi curhatannya. Tipikal keluarga penderita yang mau berpikir Diberdayakan

Dia cerita diskusi dengan dokternya terkait pola makan si anak. Teman saya ini, walau gak pernah diskusi, sudah mencermati edukasi saya

Menurut dia apa yang saya sampaikan terkait kanker sangat masuk akal dan logis. Dia juga cukup cerdas untuk tidak mudah percaya testimoni

Cuma yang membuat dia kesal adalah reaksi negatif dari dokter si anak: “belum ada penelitian ilmiah yang mengaitkan kanker dengan makanan”

“Setahu saya belum ada bukti ilmiah, bahwa makanan yang diatur mempengaruhi kualitas kesehatan penderita kanker” Teman saya lalu bertanya?

“Makan apa saja, selama penderita mau makan. Yang penting dia happy dan bebas stress. Lebih mudah untuk diobati”. Teman saya mulai ‘berasep’

“Tapi dokter percaya kan kalau ada makanan yang bikin sakit? Kayak pilek, batuk, diare model-model gitu?”. Dokternya mengangguk mengiyakan

“Lalu kenapa logika kualitas kesehatan penderita kanker membaik karena menghindari beberapa jenis makanan dokter tolak? Bisa aja benar kan?”

“Apa cuma karena belum ada penelitian ilmiah, yang mungkin dokter belum tahu, lalu logika itu salah?” Ujarnya sewot Dokternya gelagapan

Saya gak tau kelanjutan konversasi mereka? Gak diceritain sih. Tapi saya salut dengan teman ini. Otaknya dipake

Berapa banyak penderita kanker atau keluarganya yang gak berdaya dan menyerahkan semua pada pihak ketiga, ahli kesehatan, dokter atau dukun

Saya punya kerabat yang pada awal divonis kanker bangkit dari keterpurukan pasca mendengar logika sebagai bagian pola hidup baru

Saya tetap menyarankan dia untuk menjalani rutinitas medis seperti biasa, tapi perubahan pola makan harus dilakukan secara signifikan

Dia menjalaninya lalu mendapati dirinya menjadi lebih sehat dan energik. Bahkan ketimbang saat sebelum divonis sakit

Sayangnya perubahan pola makan itu disikapi negatif oleh dokternya. Ia diminta meningkatkan berat badan, dengan logika yang, sorry, ngawur

“Berat badan nambah berarti banyak sel baru, nah sel kankernya bisa diganti oleh sel baru itu” kurang lebih itu kalimat dokternya,  Ngaco

Walhasil kerabat saya ini dipaksa untuk rutin mengkonsumsi protein hewani berupa daging dan putih telur untuk menaikkan berat badannya

Beratnya memang berhasil nambah 5 kg! Tapi secara aplikatif apakah dia merasa sehat? Sama sekali tidak!

Ya normal Saya sering cerita betapa protein hewani itu sangat membebani sistem cerna dan sangat potensial membantu daya hidup sel kanker

Kerabat saya ini merasa kondisinya balik lagi seperti semula Jauh dari sehat dan gak energik

Disini pentingnya edukasi diri dalam menjaga kesehatan. Jadi gak mudah diombang-ambing oleh advis yang jauh dari benar Siapapun yang ngasih

Sehat itu ada di tangan Anda sendiri. Bukan orang lain! Perkaya pengetahuan gak usah rumit, yang mendasar saja Sekedar buat Anda mandiri

Perlakukan ahli kesehatan, dukun, pengobatan alternatif sebagai partner. Bukan dewa penentu. Keputusan di tangan Anda So be smart

Udah ah Males buat closing kultwit.. *ngayal makanan buat buka*

About Uni Wiwied

Perempuan dan Seorang Istri yang sedang belajar menjadi Enterpreneur, punya usaha membuat Web Marketing, Distro Motor dan Clothing Senang explorasi dengan Canon EOS nya dan sedang belajar hidup sehat dengan Food Combining

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.