Artikel Baru
You are here: Home » Food Combining » Kultweet Erikar Lebang » Dengan #FoodCombining Diabetes dan Penyakit Degeneratif Lainnya Bisa Membaik – by @erikarlebang
Dengan #FoodCombining Diabetes dan Penyakit Degeneratif Lainnya Bisa Membaik – by @erikarlebang

Dengan #FoodCombining Diabetes dan Penyakit Degeneratif Lainnya Bisa Membaik – by @erikarlebang

Kemarin mas Ridwan Wakid di Grup Facebook Food Combining Indonesia sudah cerita tentang bagaimana bisa menurunkan kadar gula darah dan hasil darah lainnya secara bertahap dengan menggunakan #FoodCombining. 

Apabila cermat melakukan #FoodCombining dan mematuhi JukLak nya pasti tidak akan mengalami diabetes atau penyakit degenaratif lain nya. 

Ini bukti hasil lab dari mas Ridwan Wakid

test lab

Untuk tahu lebih dalam bagaimana bisa pola makan sehat menyembuhkan penyakit degeneratif, silahkan simak kultweet dari Erikar Lebang berikut, cekidot :

——

Penderita diabetes yang makannya dihitung kalori ketat, ada gak yang jadi sembuh? Gula darah kembali normal tanpa bantuan obat? Gak ada tuh

Pelaku #Foodcombining yang makannya gak pake ngitung kalori. Tapi cermat amati apa yang dia makan? Banyak yang ‘lepas’ dari masalah diabetes

Makanan itu harusnya menunjang kebutuhan hidup. Salah satu faktor yang terlupa untuk menunjang hidup adalah keberadaan Enzym

Makanan pabrikan bisa dipastikan minus enzym. Berita buruk lainnya adalah, proses mematikan enzym, biasanya juga merusak mineral, vitamin

Percuma mengkonsumsi makanan rendah kalori, kalau dalam tubuh ia tidak membantu metabolisme. Dan ini umum sekali terjadi, sangat umum malah

Akhirnya zat gizi tersebut terpaksa ‘disuntikkan’ kedalam makanan dalam bentuk buatan. Apakah sama efeknya ke tubuh, jelas tidak!

Itu sebabnya penderita penyakit degeneratif, diabetes, jantung, ginjal, liver dan sebagainya, seperti terjebak menjadi budak obat-obatan

Lahirlah faham, “Diabetes itu tidak bisa sembuh, tapi bisa dikendalikan”, “Gagal ginjal harus membatasi minum dan makan buah-sayur” semisal

Karena apa yang dimakan tidak membantu proses penyembuhan mereka. Malah seringkali menjadi beban. Terpaksa keberadaan obat diperlukan disini

Pomeo populer seperti itu tadi, kita tahu, tidak menghasilkan perbaikan apa-apa. Yang ada orang sakit demikian, cuma bisa ‘menunggu waktu’

Basisnya, karena makan cuma dihitung kalori, bukan kualitas makan, apa, bagaimana dan kapan?. Keberdayaan menjaga kesehatan mandiri hilang

Demikian kibulan siang ini. Suka sukur, gak suka unfollow. Gak follow rese? Makan hitung kalori? Coba telen kalkulator, supaya jago ngitung

About Uni Wiwied

Perempuan dan Seorang Istri yang sedang belajar menjadi Enterpreneur, punya usaha membuat Web Marketing, Distro Motor dan Clothing Senang explorasi dengan Canon EOS nya dan sedang belajar hidup sehat dengan Food Combining

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.